Tujuh sahabat SMA memutuskan mendaki Gunung Halimun sebagai kenangan terakhir sebelum lulus. Perjalanan seru itu berubah mencekam ketika mereka tersesat dalam kabut tebal, kehilangan jalur, dan terjebak badai. Di tengah rasa takut, lapar, dingin, dan konflik, mereka belajar bertahan hidup: mencari air, membuat api, merawat yang sakit, hingga menjaga harapan. Perselisihan dan keputusasaan berkali-kali hampir memecah mereka, namun persahabatan justru tumbuh semakin kuat. Setelah melewati jurang, badai, dan malam penuh doa, tanda asap akhirnya membawa pertolongan. Mereka pulang sebagai pemenang—bukan hanya selamat, tetapi juga berubah, dewasa, dan bersatu sebagai keluarga
Additional information
| Penerbit | |
|---|---|
| Penulis | |
| ISBN | 978-634-7456-69-4 |
| EISBN | 978-634-7456-70-0 |
| Format | 13×20 |
| Halaman | X+92 |
| Tahun | 2025 |

