Suatu sore yang basah, Naya menemukan sebuah payung ungu tertinggal di pojok kelas. Karena takut kehujanan, ia membawanya pulang — tanpa tahu siapa pemiliknya. Hati kecilnya mulai gelisah, apalagi saat seorang murid baru bernama Dira datang dan bercerita bahwa payung ungu dengan pita kecil di gagangnya itu adalah miliknya.
Rasa bersalah membuat Naya berjuang untuk jujur, hingga akhirnya ia menemukan makna persahabatan dan keberanian.
“Hujan tak selalu tentang dingin,” pikir Naya. “Kadang hujan datang agar kita belajar arti jujur.
Additional information
| Penerbit | |
|---|---|
| Penulis | |
| ISBN | 978-634-7523-32-7 |
| EISBN | 978-634-7523-33-4 |
| Format | 14×20,5 |
| Halaman | VIII+50 |
| Tahun | 2026 |

